Siswa Surabaya memenangkan kompetisi kewirausahaan dengan inovasi pengelolaan limbah plastik

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maxy Academy mengulangi komitmennya dalam mendukung pengembangan bakat berbasis dampak sosial muda melalui kepemilikan perjalanan sosiopreneurship pertempuran pitching.

Kegiatan ini adalah tahap pertempuran antara dua kelompok yang dipilih: Fure dan Qaligrafis, yang masing -masing menampilkan solusi kreatif untuk masalah sosial dengan pendekatan wirausaha.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diadakan oleh, Pitching Battle dirancang untuk menguji kelayakan ide, kemampuan presentasi, dan potensi keberlanjutan bisnis masing -masing tim.

Kedua kelompok mempresentasikan rencana bisnis mereka di hadapan juri yang terdiri dari mentor, praktisi industri, dan perwakilan ekosistem dampak sosial.

Fure, yang akhirnya keluar sebagai pemenang, adalah kelompok sosiopreneur yang terlibat di bidang daur ulang. Mereka fokus pada pemrosesan limbah plastik menjadi produk furnitur dan dekorasi rumah estetika tinggi, sambil membawa pesan keberlanjutan dan pelestarian lingkungan.

Karya -karya mereka menunjukkan bahwa limbah plastik dapat dikonversi menjadi sesuatu yang fungsional dan tinggi dalam nilai penjualan.

Sementara itu, Qaligrafis menampilkan ide -ide bisnis yang meningkatkan kekayaan budaya melalui seni kaligrafi. Mereka menerapkan kaligrafi untuk produk sehari -hari seperti totebag, rantai utama, dan kartu ucapan, dengan harapan memperkenalkan nilai -nilai estetika Islam dalam kehidupan modern secara lebih luas dan inklusif.

Isaac Munandar, CEO & salah satu pendiri Maxy Academy, juga hadir secara langsung sebagai hakim dan mentor dalam kegiatan ini. Dalam komentarnya, Isaac menyatakan apresiasinya terhadap antusiasme dan potensi yang ditunjukkan oleh kedua tim.

“Ini bukan hanya acara pitching, tetapi ruang nyata untuk melihat bagaimana orang -orang muda Indonesia dapat menghadirkan solusi konkret berdasarkan nilai dan dampak. Fure dan Qaligrafi keduanya menunjukkan kualitas dan keberanian untuk membangun bisnis yang bermakna. Maxy Academy akan terus menghadiri perjalanan mereka ke skala yang lebih besar,” jelas Isaac.

Setelah sesi yang intens dan antusias, Fure secara resmi maju ke tahap dampak maksimum, di mana mereka akan mendapatkan bantuan dan peluang lebih lanjut untuk mengakses dana dari mitra investor. Tahap ini adalah langkah strategis untuk membawa proyek mereka ke skala yang lebih luas dan berkelanjutan.

Program Perjalanan Sosiopreneurship sendiri adalah inisiatif pembelajaran yang dirancang oleh Maxy Academy untuk melahirkan pengusaha sosial muda yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki misi keberlanjutan dan transformasi sosial.

Maxy Academy berkomitmen untuk terus memperluas dampak ekosistem bakat dan menciptakan ruang aktualisasi untuk ide -ide inovatif kaum muda Indonesia. Dengan dukungan dari berbagai mitra strategis, program ini diharapkan untuk mencetak lebih banyak sosiopreneur yang siap untuk membawa perubahan konkret dalam komunitasnya.

Tentang Maxy Academy

Maxy Academy adalah program pengembangan bakat yang berfokus pada pelatihan digital untuk mempercepat kemampuan di bidang pemasaran, teknologi, dan desain. Maxy Academy terus berkomitmen untuk memberdayakan generasi muda Indonesia melalui pelatihan praktis dan strategis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Untuk informasi lebih lanjut tentang pelatihan dan program lainnya, kunjungi situs web resmi Maxy Academy di

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB