Sampai jumpa di Batam, selamat datang di Bukit Clara Nongsa: Eikon baru ditransfer

- Jurnalis

Minggu, 20 April 2025 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kepulauan Riau Pos

– Pemerintah Kota Batam (Pemko) sedang bersiap untuk menggeser landmark terkenal “Welcome to Batam” atau (WTB), sekarang di Bukit Clara, Batam Center, ke posisi yang lebih efektif. Transfer diperlukan karena area Bukit Clara telah mengubah fungsinya menjadi area bisnis, dengan banyak konstruksi shophouse (shophouse) sehingga menyembunyikan panorama simbol.

Karena relokasi: Struktur bisnis menghalangi pandangan objek terkenal

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, tulisan besar “Welcome to Batam” telah lama menjadi lokasi Prima Donna bagi wisatawan yang ingin mengambil foto. Tetapi pada saat ini, pesonanya sedikit terkikis karena bangunan tinggi yang menghalangi pemandangan.

Walikota Batam dan juga kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan, “Sekarang sudah setengah tertutup, ada bangunan yang merupakan penghalang. Kami berencana untuk memindahkannya ke tempat yang lebih tepat.”

Lokasi alternatif baru untuk Welcome To Batam: Hang Nadim atau Bandara Nongsa

Pemerintah Kota Batam saat ini sedang meninjau dua tempat alternatif baru untuk monumen:

1. Area Bandara Hang Nadim – Menjadi gerbang utama bagi para pelancong.

2. Nongsa – Tempat wisata sedang tumbuh.

Penggantian landmark baru ini tidak hanya perubahan posisi, tetapi juga akan dirancang lebih kontemporer menggunakan ide 4D atau 5D yang menciptakan nuansa futuristik dan instagram.

Kapan proyek ini?

Meskipun telah ada persiapan untuk transfer, proyek ini belum terdaftar dalam anggaran BP BATAM pada tahun 2025. Menurut penjelasan Amsakar, sinkronisasi lebih lanjut diperlukan dengan pemerintah pusat mengenai sumber dana, karena itu adalah bagian dari tujuh proyek yang ditunda hingga anggaran negara.

“Jika ada proyek yang lebih mendesak, implementasinya dapat ditunda. Namun, kami terus berkoordinasi untuk memastikan ini dengan cepat disadari,” katanya.

Transfer Landmark ditargetkan untuk menarik lebih banyak wisatawan, menghadirkan lebih banyak pengalaman interaktif yang dipersenjatai dengan konsep desain di masa depan, serta memperkuat citra Batam City sebagai pusat kota yang modern dan energik. ***

Jaringan RakyatPos.id.com

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB