Ratusan siswa diundang untuk mengenali risiko perjudian online

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

.Co.id, Jakarta – Perjudian online adalah masalah yang melibatkan pemerintah dan semua elemen masyarakat.

Jadi, Jaringan Muda Indonesia maju dalam kolaborasi dengan Al-Mar-Islamic Boarding School di Bekasi mengadakan program pendidikan dengan tema “Keterlibatan Santri kontemporer dengan perjudian online melalui jejaring sosial”. Acara ini membawa sekitar 200 siswa dari SMAIT dan SmPit al-Muchtar.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembicara di acara tersebut termasuk kepala komunikasi dari Institute of Institute, Muhammad Sutisna, serta dua profesional di bidang media sosial, Chris Simbolon dari Alinea.id dan Mochamad Taufik Fadillah dari Diginusantara.

Kepala Sekolah Al-Muchtard, Sari Sopi Haryati, M.Pd., mengatakan bahwa siswa memiliki peran penting untuk menginspirasi kaum muda dalam upaya melawan kegiatan perjudian online dan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Santri diharapkan untuk memaksimalkan sains dari pembicara pada kesempatan ini.

“Kita semua sekarang hidup berdampingan dengan media sosial, jadi kita harus berhati -hati dalam mengatakan, bertindak, dan semua yang kita bagikan karena jejak media sosial tidak dapat dihapus,” katanya.

Muhammad Sutisna sebagai saksi pertama mengatakan bahwa sekarang sangat penting untuk memiliki garis depan baru, kekuatan etis yang berkembang dari orang -orang biasa yang menjunjung tinggi iman dan integritas secara keseluruhan. Poin ini dapat dipraktikkan dengan memperhatikan partisipasi siswa di tanah air kita.

“Melalui penguatan pemahaman siswa untuk lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial, mereka dapat membantu mencegah anggota komunitas sekitarnya terlibat dalam perjudian online. Karena perjudian online memiliki potensi untuk merusak semua aspek kehidupan,” Sutisna menjelaskan ketika berbicara dengan 200 siswa.

Kegiatan selanjutnya adalah lokakarya tentang pengadaan bahan-bahan positif dengan tema dampak yang merugikan perjudian online di masyarakat, terutama untuk perwakilan siswa di laboratorium komputer al-Muchtar.

Jaringan RakyatPos.id.com

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB