Diskusikan Strategi Bisnis, Pelindung dan Judul Keterampilan Hijau ke -17

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 02:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 21 April 2025 – Protikihutan sekali lagi menghadirkan Green Skilling, sebuah inisiatif pendidikan yang berfokus pada pengembangan kapasitas pebisnis dalam mengintegrasikan keberlanjutan sebagai inti dari strategi perusahaan.

Dalam sesi terbaru ini, Tunungihutan mengambil satupalatform, dampak startup teknologi, untuk membahas “keberlanjutan sebagai model bisnis: bukan tren, tetapi strategi yang berkembang”.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberlanjutan sekarang tidak lagi hanya bagian dari program CSR saja. Di tengah meningkatnya kesadaran konsumen akan masalah lingkungan dan sosial, pendekatan keberlanjutan telah diubah menjadi strategi pertumbuhan jangka panjang yang penting bagi perusahaan.

Dorong inovasi, efisiensi, dan loyalitas konsumen

Acara ini dirancang untuk memberikan pendidikan strategis kepada para pebisnis, startup, dan merek lokal untuk memahami urgensi dan manfaat keberlanjutan dalam membangun bisnis ulet dan dampak. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDG 4: pendidikan berkualitas dengan memberikan akses bernilai tinggi ke segmen audiens tertentu.

Webinar ini menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Miftachur 'Ben' Robani, CEO Punungihutan, dan Mira Dwi Pangesti sebagai COO Satupalatform. Keduanya akan berbagi pengalaman dan perspektif tentang bagaimana keberlanjutan dapat menjadi nilai utama dalam membangun model bisnis yang berkelanjutan, sambil mendorong kolaborasi antara aktor bisnis dan organisasi untuk menciptakan dampak lingkungan dan sosial yang lebih luas.

“Kami merancang program ini untuk menjadi ruang belajar yang relevan untuk segmen audiens tertentu, terutama mereka yang ingin memahami praktik bisnis hijau lebih dalam,” kata tim yang dilindungi. “Kami percaya, pendidikan adalah bagian dari kontribusi nyata dalam mencapai SDG 4 tentang pendidikan berkualitas.”

Kolaborasi untuk Ekosistem Bisnis Hijau

Sesi diskusi akan menyoroti pentingnya kolaborasi multi -vessel dalam menciptakan ekosistem bisnis yang saling memperkuat, serta berbagi kisah sukses integrasi keberlanjutan dalam model bisnis dari berbagai sektor. Dengan mengundang partisipasi aktif peserta, acara ini diharapkan dapat memicu semangat kolaboratif dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan inklusif.

Webinar ini akan meningkatkan topik strategis seperti:

1. Cara mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam model bisnis sejak awal

2. Tantangan dan peluang untuk membangun bisnis hijau di Indonesia

3. Peran Digitalisasi dan Teknologi dalam Membangun Ekosistem Bisnis Yang Mendukung Gaya Hidup Berkelanjutan

4. Studi kasus kolaborasi nyata antara merek dan dilindungi dalam kampanye penanaman pohon

Sesi presentasi dari SatupAlatform akan membahas bagaimana startup dapat membuat keberlanjutan sebagai strategi inti yang selaras antara tujuan dan laba, sementara yang dilindungi akan berbagi pendekatan tindakan lingkungan melalui offset karbon dan keterlibatan masyarakat.

Jadwal acara:

Selasa, 29 April 2025

15.00 – 17.00 WIB

Pertemuan Zoom (tautan akan dikirim ke peserta yang mendaftar)

Agenda lengkap termasuk acara bincang -bincang interaktif, sesi paparan dari dua pembicara, dan diskusi terbuka dengan peserta.

Acara ini terbuka untuk umum dan gratis. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tinyurl.com/greenskilling17.

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB