Di tengah ketidakpastian perang dagang, penggemar emas naik 195% sebagai tempat yang aman

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam beberapa tahun terakhir, emas telah menjadi sangat baik bagi investor karena terus menetapkan catatan harga tertinggi, bahkan mendekati Rp2 juta per gram. Dalam perdagangan Rabu (16/4), harga emas dunia melonjak menjadi 3,58% ke tingkat tertinggi sepanjang masa dengan US $ 3.343,22 per troy ons, menembus batas psikologis US $ 3.300. Peningkatan ini didorong oleh melemahnya dolar dan peningkatan tegangan perdagangan antara AS dan Cina, yang membuat investor berburu aset Safe Haven seperti emas.

Perang dagang antara AS dan Cina kembali memanas setelah kedua negara membalas tarif tinggi. AS sekarang mengancam tarif hingga 245% dari impor dari Cina, sementara China terakhir telah menetapkan tarif 125%. Meskipun China mengatakan tidak akan meningkatkan tarif lebih lanjut, ketidakpastian global tetap tinggi. Kondisi ini mendorong investor untuk melirik emas sebagai aset lindung nilai jangka panjang yang aman di tengah -tengah kekacauan ekonomi dan politik dunia.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Transaksi emas fisik digital, terutama di Indonesia, terus menunjukkan lonjakan yang signifikan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Data terbaru dari Badan Pengawas Perdagangan Futures Komoditas (BAPPEBTI) Tercatat, pada Januari 2025 saja, nilai transaksi emas fisik digital telah mencapai RP5,29 triliun, meningkat 195,59% dibandingkan dengan Januari 2024. Volume transaksi mencapai 3,67 ton, naik 3,45% dari bulan sebelumnya. Pada tahun 2024 juga mencatat transaksi total Rp53,3 triliun dengan volume 43,9 ton-tersentak masing-masing 556% dan 430% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Selain data nasional, meningkatnya minat pada emas digital juga tercermin dalam kegiatan pengguna dalam aplikasi Nanovest. Pada Januari 2025 saja, total volume transaksi emas pada platform ini melonjak sekitar 381% dibandingkan dengan Januari 2024

“Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan ketegangan perang perdagangan, ini adalah waktu yang tepat bagi investor untuk melihat peluang investasi,” dikatakan Jovita Widjaja, Chief Marketing Officer Nanovest. “Emas adalah pilihan investasi paling stabil di tengah -tengah ketidakpastian pasar saat ini”. Nanovest optimis bahwa itu akan terus menjadi mitra tepercaya bagi rakyat Indonesia dalam mencapai masa depan finansial yang lebih stabil dan aman.

Nanovest, aplikasi investasi yang menyediakan emas digital, saham Amerika Serikat, dan aset crypto, menjawab kebutuhan ini melalui inovasi layanan yang mudah diakses dan ramah pengguna. Melalui Nanovest Gold, pengguna dapat mulai membeli emas digital tanpa perlu meninggalkan rumah atau antrian di toko fisik di mana pengguna dapat mengubah menjadi emas digital menjadi emas fisik secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan masing -masing.

Tidak hanya itu, Nanovest menghadirkan berbagai fitur luar biasa yang membuat pengalaman investasi emas lebih praktis. Melalui fitur pembelian berkala, pengguna dapat menjadwalkan pembelian emas secara otomatis, sehingga investasi menjadi lebih konsisten tanpa repot memantau pasar kapan saja. Proses membeli dan menjual emas dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja secara langsung melalui aplikasi, tanpa perlu upaya tambahan.

Menariknya, penjualan emas dalam aplikasi Nanovest tidak dikenakan biaya transaksi sama sekali, memberikan nilai lebih bagi pengguna. Didukung oleh tampilan aplikasi yang sederhana dan intuitif, aplikasi ini sangat cocok untuk digunakan oleh para pemula dan investor berpengalaman.

Nanovest juga menjamin keamanan aset pengguna secara keseluruhan. Sebagai platform terdaftar dan dipantau oleh regulator, Nanovest mematuhi semua peraturan sebagai pedagang aset keuangan digital dan peraturan terkait lainnya pada setiap aset yang tersedia dalam aplikasi Nanovest. Selain itu, Nanovest adalah satu -satunya platform yang memberikan perlindungan asuransi terhadap risiko Kejahatan dunia maya Melalui kerja sama dengan asuransi Sinarmas, sehingga semua aset digital pengguna dijamin 100%.

Tentang Nanovest

Nanovest (PT Growing Bersama Nano) adalah platform pasar digital berbasis aplikasi yang memfasilitasi akses ke pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset crypto, dan emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara orang muda dalam berinvestasi untuk mencapai kebebasan finansial. Nanovest telah secara resmi terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Futures Komoditas (Bappebti) sebagai calon pedagang fisik aset crypto. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs web kami di www.nanovest.io.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB