Dharmasanti Nyepi: Simbol Harmoni Unik di Kalimantan Tengah

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kapuas, .co

– Perayaan Dharmasanti Nyepi di distrik Basarang, Kabupaten Kapuas, adalah bukti nyata toleransi antara komunitas agama di Kalimantan Tengah (Kalimantan Tengah). Acara yang diadakan untuk menyambut Tahun Baru Saka 1947/2025 Montus menarik perhatian ketua Kalimantan Tengah DPRD, Arton S. Dohong, jadi ia menghadiri acara tersebut langsung pada hari Rabu, 23 April 2025.

Acara pelengkap untuk upacara terakhir upacara Hindu Nyepi diadakan dengan pesan perdamaian yang khidmat dan penuh damai. Berbagai pemimpin agama, pejabat lokal, dan penduduk dari berbagai latar belakang hadir pada kesempatan ini, memperkuat nilai persatuan meskipun ada keragaman.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arton mengungkapkan penghargaan untuk kepemilikan Dharmasanti yang merupakan kesempatan untuk meningkatkan harmoni antara komunitas agama di Kalimantan Tengah.

“Melalui kegiatan Dharmasanti ini, kami diundang untuk meningkatkan toleransi, merawat persatuan, dan menciptakan Kalimantan Tengah yang damai dan makmur,” katanya.

Dia juga mengulangi janji DPRD Kalimantan Tengah dalam kasus ini untuk terus memberikan dukungan untuk peristiwa keagamaan dan budaya yang dapat memperkuat hubungan persaudaraan di tanah Bumi Tambun Bungai.

Sesi pembukaan termasuk berdoa bersama, menerima komentar dari penduduk setempat, dan pertunjukan seni budaya Hindu bergema tentang prinsip -prinsip Dharma.

Dengan merayakan ini, diharapkan bahwa masyarakat akan tetap bersatu dalam jiwa persatuan dalam keanekaragaman, menjaga keseimbangan sosial, dan meningkatkan semangat kerja sama untuk mendukung kehidupan masyarakat dan negara.

HFZ

)

Jaringan RakyatPos.id.com

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB