Banyak anak muda memiliki impian untuk membangun bisnis yang berdampak, tetapi sering berhenti karena modal terbatas, bingung mulai dari mana, atau tidak tahu bagaimana mengubah ide menjadi solusi nyata.
Di tengah-tengah mengembangkan tantangan ekonomi dan sosial, kehadiran sosiopreneur-pengusaha yang membawa nilai-nilai sosial dalam bisnisnya-menjadi harapan baru bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melihat kebutuhan ini, Maxy Academy menyajikan Bootcamp lengkap: Program Sosiopreneurship, ruang belajar yang intensif untuk kaum muda yang ingin membangun bisnis berbasis misi sosial.
Program ini dirancang tidak hanya untuk melengkapi peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga untuk membentuk pola pikir pengusaha jangka panjang, kolaboratif, dan jangka panjang.
“Di era ini, membangun bisnis tidak cukup hanya masalah Cuan. Generasi muda kita membutuhkan ekosistem yang mendorong mereka untuk menciptakan solusi yang relevan, memiliki nilai-nilai kemanusiaan, dan dapat bertahan hidup di tengah-tengah kompleksitas dunia digital. Itulah mengapa kami menyajikan bootcamp-sebagai tempat untuk mengasah visi dan eksekusi,” kata Andy Febric Bintoro, sebagai co-foround.
Melalui bootcamp ini, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas pembelajaran yang komprehensif, seperti panduan sosiopreneurship, bimbingan dengan praktisi industri, sertifikat kelulusan, dan kit onboarding untuk mendukung perjalanan mereka.
Untuk peserta dengan proposal bisnis yang sesuai dan dampak, ada juga peluang untuk mendapatkan dana langsung dari investor yang telah bermitra dengan Maxy Academy.
Lebih dari sekadar program pelatihan, bootcamp ini ingin membangun gerakan baru – orang muda yang tidak hanya memiliki ambisi pribadi, tetapi juga empati dan keinginan untuk menciptakan perubahan nyata melalui kewirausahaan.
Ketika tertarik untuk bergabung dengan program ini, Maxy Academy membuka pendaftaran yang dapat diakses di media sosial Maxy Academy resmi atau mengunjungi tautan dan kode bar yang terdaftar dalam gambar.
RakyatPos Borneo










