Acara Solo Run Fest 2025 siap mengadakan acara pada bulan September

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy





,


Solo


– Akan ada acara pariwisata berbasis olahraga atau umumnya dikenal sebagai pariwisata olahraga di kota.
Solo
Jawa Tengah. Acara balap dengan nama Sha Run for Solo, yang telah dimulai sejak 2023, kini telah mengalami perubahan nama menjadi solo run fest (SRF). Kompetisi ini direncanakan akan diadakan pada 25 hingga 28 September.

Implementasi SRF 2025 yang berkolaborasi antara pemerintah kota solo dan PT SHA Solo akan menempatkan dua tempat terkenal di kota, yaitu Stadion Manahan sebagai titik awal kompetisi.
berlari
Dan Taman Balekambang solo sebagai poin terakhir.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur PT Sha Solo KPH Arya Hidaya Adisena mengatakan bahwa ada tiga jenis kompetisi yang mengelilingi kota Solo, yaitu setengah maraton, 10k, dan 5k. Menurutnya, kata Arya dalam siaran pers untuk mempromosikan SRF 2025 di Pendhapi Gede Solo City Hall pada hari Senin, 21 April 2025, acara ini tidak hanya tentang perlombaan tetapi juga merupakan bentuk kerja sama antara aktivitas fisik, industri pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Peregangan konsep sprot pariwisata

Dia mengatakan acara itu mengangkat tema
Pariwisata olahraga
yang akan menawarkan pengalaman komprehensif mulai dari balapan lari, pameran produk UKM,
Sportswear Expo
Dan pertunjukan hiburan yang menampilkan berbagai atraksi. Acara ini berupaya menjadi forum untuk kerja sama dalam menyambut gairah baru, memperkuat ikatan masyarakat dan mendukung pembangunan ekonomi lokal.

Mereka berharap bahwa acara tersebut dapat dihadiri oleh sebanyak 6.000 kompetisi lintas negara dan dari setiap kota di Indonesia, yang mencakup semua rentang usia mulai dari siswa berusia 13 tahun hingga kelompok dengan lebih dari 40 tahun.

Walikota Solo Respati Ardi, yang juga hadir pada konferensi pers, mengatakan bahwa acara ini adalah tempat kolaborasi antara masyarakat, masyarakat, pendukung dana, dan pemerintah kota. Dia juga meminta semua tingkat masyarakat untuk bertindak sebagai tuan rumah yang ramah dan mendukung promosi SRF ke berbagai daerah lain dan negara asing.

“Diharapkan bahwa acara ini dapat memberikan kebanggaan kepada orang -orang solo. Kami berencana untuk melibatkan semua pihak mulai dari tingkat desa hingga petugas garis depan untuk memastikan pengiriman informasi tentang rute dan implikasinya disampaikan secara efektif,” katanya.

Dampak ekonomi dari acara lari

Menurut respati,
Acara ini berjalan
Ini tidak hanya akan menghasilkan dampak ekonomi seperti meningkatkan tingkat hunian di hotel, pendapatan bisnis mikro dan kecil dan menengah (MSM), dan sektor layanan transportasi, tetapi juga akan memperkenalkan solo ke tahap yang lebih tinggi di peta pariwisata global.

Dia juga meminta agar komunitas dan penyelenggara siap.
Di antara para tamu
atau rayakan kedatangan banyak pengunjung
insiden
Pemerintah kota bersama dengan komite pelaksana dan masyarakat perlu bekerja sama.
Di antara para tamu
“Pastikan semuanya berjalan lancar,” katanya.

Respati juga membuka peluang sehingga SRF di masa depan dapat tumbuh menjadi
Acara maraton penuh
Secara nasional, berkolaborasi dengan distrik terdekat seperti Boyolali, Klaten, Karanganyar, dan Sukoharjo.

“Jika kita tetap konsisten dan semakin terkoordinasi, saya percaya bahwa tahun depan kita dapat membuat kelas penuh untuk maraton. Ini adalah peluang besar bagi solo untuk menjadi kota dengan program kompetisi lari nasional untuk internasional,” katanya.

Opsi Editor:
GREBEG SYAWAL 2025 Di Solo Safari, sebuah cerita tentang petualangan Joko Tingkir di Bengawan Solo

Jaringan RakyatPos.id.com

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB