100 tahun KRL: Kai Group Perkokoh Peran Sentral dalam Transportasi Nasional Terpadu dan Berkelanjutan

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 02:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kai Group menekankan posisinya sebagai tulang punggung transportasi umum nasional melalui peringatan 100 tahun operasi kereta api listrik (KRL) di Indonesia. Momen bersejarah ini menjadi refleksi dalam perjalanan panjang serta bukti konkret tentang konsistensi kelompok Kai dalam menghadirkan mode transportasi massal yang modern, aman, dan ramah lingkungan.

“Garis komuter telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan rakyat Indonesia. Kelompok Kai selalu diubah untuk menjawab dinamika mobilitas perkotaan dan regional yang semakin kompleks, dan mendukung visi pembangunan nasional menuju sistem transportasi yang berkelanjutan,” kata direktur Kai Didiek Hartantyo.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bagian dari serangkaian perayaan Kai melalui anak perusahaannya Kai Commuter, memegang parade KRL vintage berjudul “100 Tahun KRL: The Everlasting Urban Transport” atau “KRL, Urban Transportation Nyang Not Ade Matinye”. Parade ini menunjukkan evolusi fasilitas KRL dari waktu ke waktu, mulai dari serangkaian legendaris seperti KRL Tokyu 8500, ESS 3200, dan KRL Joko Kendil, hingga generasi terbaru fasilitas yang mewakili masa depan transportasi perkotaan.

“Perayaan ini bukan hanya acara nostalgia, tetapi juga menandai komitmen kelompok Kai dalam menyajikan layanan transportasi umum yang inklusif, efisien, dan selaras dengan kebutuhan komunitas perkotaan dan area penyangga,” tambah Didiek.

Wakil Presiden Hubungan Masyarakat Kai Anne Purba pada kesempatan yang sama menjelaskan bahwa KRL pertama kali dioperasikan oleh Staats Spoorwegen (SS) pada 6 April 1925 untuk Lintas Tanjungpriok – Meester Cornelis (JatineGara). Satu abad kemudian, layanan jalur komuter telah tumbuh menjadi sistem transportasi andalan yang melayani Jabodetabek, Yogyakarta – Palur, Prambanan Express Railway di Yogyakarta, serta kereta api lokal di Bandung dan Surabaya.

“Garis komuter kini telah menjadi pembuluh darah mobilitas masyarakat di daerah metropolitan dan aglomerasi. Layanan ini memperkuat konektivitas antar -kecerdasan dan mendukung realisasi daerah perkotaan yang terintegrasi dan berorientasi lingkungan,” kata Anne.

Sepanjang 2024 Commuter Line mencatat 374,49 juta pengguna, peningkatan 12,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Tren positif ini berlanjut pada kuartal pertama 2025, dengan 93,77 juta pelanggan. Tidak hanya di Jabodetabek, peningkatan jumlah penumpang juga dicatat di wilayah Yogyakarta (naik dari 6,45 juta menjadi 7,97 juta), Bandung Raya (dari 14,72 juta menjadi 16,16 juta), dan Surabaya (dari 13,36 juta menjadi 14,73 juta).

Untuk memperkuat fasilitas dan meningkatkan layanan, komuter Kai membeli 16 seri jalur komuter baru dan 2 seri retrofit yang diproduksi oleh PT Inka (Persero). Selain itu, Kai juga menyadari pengadaan 11 seri KRL yang diimpor dari CRRC Sifang, Cina. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memperluas kapasitas dan modernisasi layanan.

Kai Group juga terus mendorong integrasi antar moda untuk menciptakan pengalaman mobilitas yang mulus. Koneksi jalur komuter dengan Jabodebek LRT di Dukuh Atas BNI dan Stasiun Cikoko, serta Jabodebek LRT dengan kereta cepat Jakarta -bandung di Halim adalah bentuk upaya nyata untuk mewujudkan transportasi umum yang cepat, mudah, dan terhubung.

Dalam aspek keberlanjutan, Kai telah meluncurkan fitur jejak karbon pada akses oleh aplikasi Kai untuk mendidik publik yang terkait dengan jejak emisi karbon dari perjalanan mereka. Upaya untuk mengurangi limbah plastik terus dipromosikan melalui penyediaan stasiun air, penggunaan peralatan makan kayu, dan penggantian 15.864 bantalan kayu menjadi bantalan sintetis yang lebih tahan lama dan ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, semua layanan grup Kai termasuk KRL, LRT, kereta bandara, kereta api cetak Makassar-Parepare dan Whoosh telah melayani 115,4 juta pelanggan selama Januari hingga Maret 2025

“Kelompok Kai hadir sebagai solusi nyata untuk mobilitas nasional. Kami tidak hanya mengangkut penumpang dari satu stasiun ke stasiun lainnya, tetapi juga membangun ekosistem transportasi yang efisien, bersih dan terjangkau. Peringatan KRL 100 tahun bukanlah lini terakhir, tetapi tonggak sejarah masa depan yang lebih maju, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan,” simpul.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB