Patroli Sasar Kerumunan, cara Polres Tarakan memberikan imbauan agar permainan tembak-menembak tidak menjadikan sasaran orang lain.

- Jurnalis

Rabu, 17 April 2024 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TARAKAN – Polres Tarakan yang viral di media sosial sebagai korban penyerangan senjata mainan, personel Polres Tarakan bergerak cepat mendeteksi aksi dan melakukan patroli dialog, Selasa (16/4/2024)
Kegiatan Deteksi Aksi dan Patroli Dialogis dengan masyarakat Kota Tarakan bertujuan untuk memastikan anak-anak yang bermain senjata api atau senjata mainan mendapat edukasi cara bermain dan tidak menggunakannya dengan cara yang dapat melukai orang lain.
Melalui Peningkatan Kegiatan Rutin Kepolisian (KKRYD) yang dipimpin Plt Kapolres Tarakan Utara IPTU Febri Fatahillah, S.Tr.k mewakili Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona TPP Siregar, SH, SIK menjelaskan, sebelumnya sudah ada laporan adanya korban yang dipukul. terkena peluru dari pistol atau senjata mainan dimana sebagian peluru mengenai mata korban.
Sejauh ini, hasil deteksi aksi dan Patroli Dialogis yang dilakukan pada pukul 15.00 WITA, Selasa (16/4/2024), personel Polres Tarakan Utara juga melakukan Peningkatan Kegiatan Rutin Polisi (KKRYD) dengan memberikan penyuluhan kepada orang tua dan anak ketika bermain Senjata mainan tidak menjadikan orang lain, hewan peliharaan, fasilitas umum atau fasilitas orang lain menjadi sasaran penembakan.
Jalur patroli KKRYD dimulai dari Mapolsek Tarakan Utara, Jalan JP. Aji Iskandar Juata Laut, selanjutnya menuju pelabuhan penyeberangan, bergeser ke Juata Kerikil, kemudian kembali ke Mapolres Tarakan Utara, jelasnya.
“Lokasi sasaran KRYD adalah tempat berkumpulnya warga, tokoh masyarakat, dan anak-anak. Hasil patroli tidak menemukan pelanggaran terhadap situasi tertib dan aman,” tegasnya.
Lanjutnya, tindakan patroli dialogis antara lain memberikan nasehat kepada orang tua dan anak untuk memberikan pemahaman kepada anak tentang cara bermain senjata mainan.
Sekaligus memberikan imbauan kepada warga untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan di kawasan Tarakan Utara Kota Tarakan.

Selain Polsek Utara, Polsek KSKP juga melakukan patroli dialogis aktif di wilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan dengan memberikan imbauan kepada masyarakat dan anak-anak agar berhati-hati dalam menggunakan mainan tembak berbahan plastik. “Jangan sampai sampai ke mata atau merugikan orang lain dan selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif. Kegiatan berjalan lancar dan situasi relatif aman dan terkendali,” tegasnya.
Kemudian hal serupa terjadi di Polsek Timur. Sekitar pukul 15.00 Wita, personel Bhabinkamtibmas Polres Tarakan Timur, Aiptu Anwar, melaksanakan kegiatan pertemuan Dialog di Desa Binaan di Desa Lingkas Ujung, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan.
Dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas menyampaikan Himbauan Keamanan Masyarakat kepada anak-anak dan orang tua agar saling mengingatkan agar tidak bermain dengan mainan yang ada pelurunya dan sangat berbahaya jika mengenai mata. (HumasResTrk).

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB