Solusi Pembiayaan Terpadu Tenaga Kerja dan Adapundi untuk Pedagang Aktif Tenaga Kerja

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Labamu Sejahtera Indonesia (“Labamu”), platform bisnis terkemuka, bersama dengan Adapundi, pinjaman online jutaan pengguna, telah secara resmi menandatangani kemitraan strategis pada bulan April, untuk menyajikan solusi pembiayaan terintegrasi untuk pedagang aktif pengguna LabAMU.

Kemitraan ini adalah langkah terobosan dalam mendukung pertumbuhan industri kecil dan menengah di era digital. Melalui kolaborasi ini, pedagang Labamu sekarang dapat mengakses fasilitas pembiayaan langsung melalui platform yang mereka gunakan setiap hari, dengan dukungan penuh dari Adapundi, sebagai perusahaan pinjaman online dengan lisensi dan mengawasi OJK.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fitur Utama dari Solusi Pembiayaan Terpadu:

· Membiayai akses berdasarkan riwayat transaksi

· Persetujuan cepat dalam hitungan jam

· Pencairan dana langsung ke akun pedagang

· Pembayaran angsuran terintegrasi dengan sistem operasional Buruh

Emmanuel van de Geer, CEO LabAMU, menjelaskan, “Data kami menunjukkan bahwa pedagang aktif yang menggunakan solusi pembiayaan digital adalah 2,5 kali pertumbuhan bisnis yang lebih cepat. Kemitraan dengan Adapundi ini akan memudahkan pedagang kami untuk berkembang. Kami tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” kata Emmanuel.

Direktur Presiden Adapundi, Achmad Indrawan juga menambahkan, “Sebagai pinjaman online (Pindar) dari pilihan jutaan pengguna, Adapundi berkomitmen untuk menyediakan solusi pembiayaan berbasis data yang nyata. Melalui kerja sama ini, kami dapat melayani lebih banyak usaha kecil dan menengah yang telah menunjukkan rekam jejak yang jelas.

Apa yang membuat kemitraan ini istimewa adalah pendekatan holistiknya. Bukan hanya menyediakan akses ke dana, tetapi menciptakan ekosistem di mana pembiayaan datang tepat saat dibutuhkan, dengan proses yang sederhana, dan diintegrasikan dengan operasi bisnis harian. Dengan lebih dari 1 juta usaha kecil dan menengah telah bergabung dengan ekosistem tenaga kerja dan adapundi, kemitraan ini tidak hanya berdampak pada tingkat mikro bisnis individu, tetapi juga berkontribusi pada percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Dengan menggabungkan kekuatan platform operasional LabAMU dan solusi pembiayaan Adapundi, kemitraan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi pedagang, memperluas jaringan pemasaran, dan mempercepat adopsi teknologi digital.

Pengguna Buruh dapat mengakses layanan Adapundi hanya dengan menekan tombol terintegrasi dalam aplikasi.

Direktur LabAMU, BP Rey Sihotang (kiri) dan Direktur Presiden Adapundi, BP Achmad Indrawan, menandatangani perjanjian kerja sama April lalu.
Direktur LabAMU, BP Rey Sihotang (kiri) dan Direktur Presiden Adapundi, BP Achmad Indrawan, menandatangani perjanjian kerja sama April lalu.

Tentang Pt Labamu Sejahtera Indonesia

Tentang platform bisnis terintegrasi LabAMU yang digunakan oleh lebih dari 84 ribu pedagang aktif di seluruh Indonesia, menawarkan solusi pos, manajemen bisnis, pembayaran digital, dan pembiayaan.

Tentang Adapundi

Adapundi, Pinjaman Online (Pindar) Berlisensi dan diawasi oleh OJK (No. KEP-48/D.05/2021) yang telah mendistribusikan pembiayaan ke lebih dari 1 juta bisnis di seluruh Indonesia.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB