Dinas Pariwisata dan Olahraga Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Melalui Festival Akrab 2026

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan : Festival Akrab 2026 di Panggung Akrab, kawasan Siring Laut, Kabupaten Kotabaru, Jumat (23/10/2026).

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT



Kotabaru, Kalimantanpos.com – Festival Akrab 2026 resmi dibuka di Panggung Akrab, kawasan Siring Laut, Kabupaten Kotabaru, Jumat (23/10/2026) malam. Mengusung tema “Menggerakan Ekonomi Kreatif Pesisir Kalimantan Selatan”

Baca selengkapnya:

Ketua DPW Gekrafs Kalimantan Selatan, H. Andi Fitri, SE, MM mengapresiasi terselenggaranya Festival Akrab yang telah berlangsung sejak tahun 2023. Ia menilai DPC Gekrafs Kotabaru telah berkembang menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif melalui pembinaan, penggalian potensi di berbagai kecamatan, dan perluasan jaringan hingga tingkat nasional dan internasional.

“Kami juga melihat DPC Gekraf Kotabaru merupakan mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Kotabaru,” ujarnya.

Menurut Andi Fitri, berbagai upaya tersebut turut membantu memperkenalkan produk ekonomi kreatif Kotabaru ke pasar yang lebih luas. Ia juga menegaskan, Festival Akrab tidak hanya sekedar hajatan atau hiburan, namun memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk menampilkan produk, menampilkan karya, dan mengembangkan kreativitas. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas kreatif, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat terus diperkuat.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Ir. Kamirudin, M.Sc., mengatakan Festival Akrab merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mengekspresikan diri, berkompetisi, belajar dan mengembangkan kemampuan di berbagai subsektor ekonomi kreatif. Berbagai kegiatan yang dihadirkan diharapkan mampu mendorong lahirnya karya berkualitas sekaligus meningkatkan keterampilan para pelaku kreatif.


“Pengembangan ekonomi kreatif tidak cukup hanya memberikan ruang untuk berkarya, namun juga harus dibarengi dengan peningkatan keterampilan, pengetahuan dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar,” ujarnya.

Kamirudin juga menyoroti keterlibatan anak-anak penyandang disabilitas dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kotabaru dalam festival tersebut. Menurutnya, keterlibatan mereka menjadi bagian penting dalam menyediakan ruang kreatif yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin tegaskan bahwa kreativitas adalah milik semua orang,” tegasnya. Sejumlah karya para pelaku ekonomi kreatif, warga binaan, dan anak-anak penyandang disabilitas juga ditampilkan untuk diapresiasi melalui kegiatan lelang karya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos. yang membuka resmi Festival Akrab 2026 mengatakan, potensi pesisir Kotabaru tidak hanya terletak pada kekayaan alamnya saja, namun juga pada bakat dan budaya masyarakatnya. Ia meyakini potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kreatif melalui dukungan sumber daya manusia dan keterlibatan pemerintah daerah.

“Melalui festival ini kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi para pelaku ekonomi kreatif dan generasi muda untuk berkarya, berinovasi, dan mempromosikan produk dan seni budaya lokal,” ujarnya.

Syairi juga meminta organisasi daerah terkait memastikan pelatihan ekonomi kreatif memberikan manfaat berkelanjutan bagi peserta. Ia berharap pelatihan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran saja, namun dilanjutkan dengan dukungan peralatan pendukung agar peserta dapat segera mengembangkan usaha sesuai bidangnya. Selain itu, ia mendorong promosi produk-produk lokal antara lain amplang dan sasirangan Saijaan agar lebih dikenal masyarakat di tingkat daerah dan nasional.

Pembukaan Festival Akrab 2026 dimeriahkan oleh tarian Mayang Kencana, peragaan busana oleh DPC Gekrafs subsektor fesyen Kotabaru, pentas seni anak binaan Yayasan Bina Kriya, lelang karya, serta hiburan musik dari Bamega Band dan Harmoni Band. Diharapkan kegiatan ini dapat memperluas kolaborasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kotabaru.(red/karali)



Baca selengkapnya:




RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kendalikan Inflasi, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah
Polda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel Amankan Demo di DPRD Kalsel
GMPD Banjarbaru: Kejati Kalsel tak boleh buta terhadap kasus dugaan korupsi Kepala BKSDA
Pemkab Kotabaru Gelar Nusantara Creative Walk Bersama 17 Negara
Dinas Pariwisata dan Olahraga Kotabaru Gelar Sosialisasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
Pemkab Kotabaru Segera Bagikan Bonus kepada Atlet Berprestasi di Porprov 2025
Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreatifitas Jadi Peluang Ekonomi
Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Melalui Trail Run Tahura Sebatung

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Polda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel Amankan Demo di DPRD Kalsel

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:05 WIB

GMPD Banjarbaru: Kejati Kalsel tak boleh buta terhadap kasus dugaan korupsi Kepala BKSDA

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Dinas Pariwisata dan Olahraga Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Melalui Festival Akrab 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Nusantara Creative Walk Bersama 17 Negara

Berita Terbaru

Headline

Kendalikan Inflasi, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah

Selasa, 27 Okt 2026 - 09:45 WIB

Headline

Pemkab Kotabaru Gelar Nusantara Creative Walk Bersama 17 Negara

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:25 WIB

Al Jazeera - LIVE