Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh terus menunjukkan keseriusannya dalam menarik aliran investasi. Setelah mendaftarkan realisasi investasi lebih dari RP400 miliar pada tahun 2024, jauh melebihi target RP220 miliar, pemerintah kota Payakumbuh kembali mengadakan forum bisnis 2025 sebagai langkah strategis untuk mempertahankan ritme.
Kegiatan yang terjadi di Randang Hall di lantai dua kantor Walikota Payakumbuh, Kamis (15/15/2025), diprakarsai oleh One Stop Investment and Investment Service (DPMPTSP).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Forum ini menyatukan bisnis, bank, dan lembaga terkait untuk mendorong kemitraan dan memperluas jaringan investasi di kota yang diketahui oleh kota Randang.
Walikota Payakumbuh Zulmaeta, yang membuka forum secara langsung, menjelaskan berbagai potensi investasi yang dianggap menjanjikan.
Mulai dari sektor pariwisata seperti Batang Agam, Ngalau Indah, dan Panorama Ampangan, ke sektor kuliner seperti pasar kuliner dan Kampung Rendang.
“Kami ingin memastikan bahwa investor memiliki kepastian dan kenyamanan saat berinvestasi di Payakumbuh. Dengan dokumen investasi lengkap dan integrasi dengan peta RDTR, kami menyediakan peta jalan yang jelas,” kata Zulmaeta.
Selain itu, ia mengatakan bahwa Pemko telah menyiapkan berbagai instrumen kemudahan, seperti sistem perizinan online pengiriman tunggal (OSS), pelatihan, dan layanan bantuan langsung di Mall Layanan Publik (MPP). Semua proses ini, yang dikonfirmasi Zulmaeta, dilakukan tanpa biaya.
“Dengan sinergi yang baik, kita dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memiliki dampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu, kepala Payakumbuh Meizon Satria DPMPTSP, menambahkan bahwa Forum Bisnis 2025 dihadiri oleh sekitar 50 peserta, termasuk dari Kadin, Hipmi, Iwapi, sektor perbankan, dan bisnis lokal lainnya.
Menurutnya, keberhasilan investasi tahun lalu menjadi motivasi khusus bagi pemerintah untuk terus meningkatkan angka realisasi investasi tahun ini.
“Pencapaian tahun 2024 adalah bukti bahwa iklim investasi di Payakumbuh sangat potensial. Kami optimis bahwa pencapaian akan meningkat lagi dengan dukungan layanan yang cepat dan mudah,” katanya.
Forum ini juga merupakan tempat untuk diskusi untuk menyerap input dari aktor bisnis, terutama terkait dengan tantangan dan kebutuhan dalam proses investasi.
“Kami (Payakumbuh Pemko – Red) berharap bahwa forum ini dapat memperkuat sinergi antara investor, aktor UMKM, dan lembaga keuangan,” pungkasnya. (merah)
—
Editor: Rachmail Gucci
Sumber Berita: DPMPTSP PAYAKUMBUH CITY
RakyatPos Borneo










