Pengalaman yang berkesan menikmati keindahan alam Indonesia melalui jendela kereta yang indah

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta API Indonesia (Persero) mencatat tren positif penumpang kereta panoramik sejak pertama kali diluncurkan pada Desember 2022. Pada tahun 2025, sampai kuartal pertama Kai telah melayani 24.968 pelanggan. Angka ini menunjukkan peningkatan 40% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, yang mencatat 17.804 penumpang.

Direktur Presiden Kai, Didiek Hartantyo mengatakan bahwa karena diatur secara teratur dengan Ka-Ka yang memiliki rute melalui area yang terkenal dengan keindahan alam seperti daerah mulai dari Purwakarta hingga Banjar, kereta panorama penumpang terus meningkat.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti dalam hubungan Gambir – Garut yang melewati Bandung, penumpang dapat menikmati kemegahan bangunan warisan era kolonial seperti Jembatan Cisomang dan Terowongan Sasaksaat. Selain itu, penumpang juga dimanjakan oleh pemandangan keindahan alam pegunungan dan nasi hijau.

“Kai menyadari bahwa pemandangan indah Indonesia memiliki pesona sendiri. Melalui keberadaan kereta yang indah, Kai ingin menghadirkan cara baru bagi masyarakat untuk menikmati keindahan yang lebih mendalam dan nyaman,” jelas Didiek

Panoramic Train dikelola oleh Kai Wisata, yang merupakan anak perusahaan dari Kai, diatur secara teratur di sejumlah kereta. Beberapa kereta ini termasuk Argo Wilis Train dan Turangga Train (Bandung – Surabaya Gubeng PP), kereta Parahyangan (Bandung – Gambir PP), kereta Pangandaran (Banjar – Gambir PP), dan Papandayan Railway (Garut -Gambir PP).

“Orang -orang yang ingin mencoba pengalaman menggunakan kereta panorama dapat memesan tiket melalui akses dengan aplikasi Kai. Selain dikumpulkan dengan kereta biasa, kereta panorama juga dapat dinikmati oleh publik dengan metode penyewaan,” katanya.

Konsep kereta panoramik terbukti mampu memikat hati banyak orang. Tren positif ini dapat dilihat dari data jumlah penumpang, ketika pertama kali diperkenalkan dan dikumpulkan dengan Taksaka Railway Tambahan Gambir – Hubungan PP Yogyakarta, kereta panoramik berhasil menarik 911 penumpang pada minggu lalu pada bulan Desember 2022.

Kemudian, pada tahun 2023 ketika dirakit dengan beberapa kereta, jumlah penumpang kereta panoramik melonjak secara signifikan menjadi 31.699 orang. Peningkatan luar biasa terjadi pada tahun 2024, di mana Kai melayani 107.119 penumpang atau tumbuh 238 % dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pemandangan indah yang dapat dinikmati ketika kereta panorama melewati daerah Prian termasuk di sekitar Stasiun Leles, Garut, penumpang dapat menikmati pemandangan beberapa gunung yang indah. Stasiun Leles terletak di Kadungora, Garut, di ketinggian sekitar 697 meter di atas permukaan laut. Jalur rel di daerah ini dikenal sebagai jalur berliku dan kontur menanjak, serta panorama alami yang luas dan terbuka.

Selain itu, penumpang juga dimanjakan oleh pemandangan beberapa gunung yang dapat dilihat dari jalur rel di sekitar stasiun Leles, termasuk Gunung Guntur, Gunung Mandalawangi, dan Gunung Cikuray. Dengan keindahan alam yang ditawarkan, bepergian dengan kereta api melalui rute ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi penumpang dan penggemar fotografi.

Sementara itu, wakil presiden hubungan masyarakat Kai, Anne Purba berkata, “Pesona Bumi Parahyangan dengan deretan pegunungan yang luar biasa dan beras hijau dan perkebunan memang sangat merusak mata. Kecantikan ini menginspirasi penamaan 'Parahyangan' untuk salah satu bandung – Gambir PP Gambir.”

Tidak hanya itu, kereta panoramik juga menerima sambutan hangat ketika diuji dengan East Mutiara Railway tambahan Surabaya Gubeng – Ketapang (Banyuwangi) pada saat liburan Idul Fitri dan Natal dan Tahun Baru. Rute ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan dalam menikmati panorama deretan Gunung Argopuro, Gunung Raung, ke Gunung Ijen, serta lembah -lembah dan dataran hijau yang membentang lebar.

Keuntungan utama dari kereta panoramik terletak pada desain yang memungkinkan penumpang menikmati pemandangan secara maksimal. Jendela kaca lebar dan sunroof yang dapat dibuka memberikan sensasi tampilan 360 derajat yang tak tertandingi.

“Meskipun memiliki jendela lebar dan sunroof yang dapat dibuka, penumpang kereta yang indah tidak akan merasa panas di siang hari. Itu karena kereta panorama dilengkapi dengan kaca yang dapat mengurangi fasilitas panas dan pendingin udara yang masih dapat bekerja secara optimal meskipun cuaca di luar panas, sehingga penumpang masih merasa nyaman,” jelasnya.

Inovasi ini membuktikan bahwa kereta sekarang bukan hanya moda transportasi, tetapi telah diubah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman wisata yang unik dan mengesankan.

“Dukungan dan kepercayaan masyarakat adalah motivasi bagi Kai untuk terus berinovasi dan menyajikan layanan kereta yang tidak hanya memenuhi kebutuhan transportasi, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang mengesankan dan sesuai dengan The Times,” pungkas Anne.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB