Pembangunan ASN Flats di PTPP IKN menerima apresiasi terhadap Menteri PKP, mencapai catatan MURI dan Standar Bangunan Hijau

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PP (Persero) TBK (PTPP), salah satu perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ibu kota Nusantara (IKN). Melalui proyek konstruksi terintegrasi dari desain dan pembangunan konstruksi ASN Flats, PTPP berhasil dalam merekam kemajuan pengembangan yang melebihi target dengan percepatan 1,08%, yaitu realisasi 98,14%dari rencana 97,06%.

Dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,87 triliun dan periode implementasi yang dimulai pada 25 Agustus 2023, proyek ini bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal yang nyaman dan layak untuk peralatan sipil negara (ASN), TNI, dan Polri yang bertugas di IKN. Ini sejalan dengan peraturan presiden nomor 63 tahun 2022 yang mengatur perumahan di daerah IKN.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kunjungannya ke Proyek ASN Flats di IKN pada hari Sabtu (17/05), Menteri Perumahan dan Area Pemukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait menghargai pembangunan proyek PTPP ASN Flats yang memiliki tim profesional, dan bekerja sesuai dengan standar kualitas dan target. Plus, proyek ini juga menerima tes kelayakan dari Universitas Mulawarman yang dibandingkan dengan pengujian dari Sucofindo. Hasilnya diungkapkan secara langsung oleh Prof. Dr. Ir. Tamrin, St, MT, IPU sebagai Dekan Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman yang ikut serta dalam kunjungan tersebut. Tamrin terungkap dari tes yang dilakukan dan dibandingkan dengan pengujian hasil Sucofindo, hasilnya tepat atau terpenuhi. “Itu berarti bahwa tidak ada menyimpang dari Ramburambu yang sudah selesai,” katanya.

Kepala Kantor Regional DGT Kaltimtara, Heru Narwanta berbagi pengalamannya, “Memasuki Asn Flats, tampaknya memasuki apartemen mewah di Jakarta! Desain keren, nyaman, rumah impian. Pengembangan berlangsung dengan cepat tetapi kualitas tetap di garis depan.” katanya.

Dalam implementasinya, PTPP menerapkan berbagai inovasi konstruksi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan lingkungan, termasuk: Portabel leet Untuk mengurangi limbah konstruksi dan dapat digunakan kembali dalam proyek lebih lanjut.

Tidak hanya penggunaan teknologi BIM dalam persiapan Penjadwalan Bending Bar dengan Revit untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi kerja. Penggunaan kolom pijakan berbasis tanah liat/Playdough Untuk mempertahankan konsistensi kadar air dalam beton selama proses pengeringan. Sistem bekisting bekisting aluminium yang mempercepat proses kerja dan mengurangi limbah.

Dan juga PTPP menerapkan fasad pracetak yang mempercepat instalasi sambil meningkatkan kualitas dan estetika bangunan.

Selain inovasi ini, proyek ini juga menerapkan konsep bangunan cerdas dan bangunan hijau yang dapat menghemat energi secara signifikan.

Keuntungan dari proyek ini telah menerima apresiasi di tingkat nasional. Beberapa penghargaan yang dicapai meliputi:

· Proyek perumahan terbaik di daerah IKN dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan.

· Catatan muri untuk pembangunan menara perumahan siap -untuk -live tercepat.

· Champion 1 & 2 dari kompetisi finishing kamar mandi di KTT Konstruksi Warriors Indonesia Construction (ICS) 2024.

PTPP terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi konstruksi yang inovatif dan berkelanjutan. Sekretaris Perusahaan PTPP, Joko Raharjo menyatakan, “Kami bangga menjadi bagian dari pengembangan IKN dengan menghadirkan proyek perumahan yang berkualitas dan berkelanjutan untuk ASNS. Dengan berbagai inovasi diterapkan, kami yakin proyek ini akan menjadi contoh pembangunan flat modern yang efisien dan ramah lingkungan.”

Sebagai perusahaan konstruksi yang telah didirikan sejak 1953, PTPP terus berinovasi di berbagai proyek strategis nasional. Dengan pengalaman dan keunggulan teknologi yang dimiliki, PTPP optimis bahwa ia dapat terus berkontribusi pada pengembangan infrastruktur yang memiliki dampak luas pada masyarakat dan negara.

Mengenai PP PP (Persero) TBK

PT PP (Persero) Tbk (Issuer Code: PTPP) is one of the leading construction companies and in Indonesia which was established in 1953. At present, PTPP has 7 (seven) integrated business lines ranging from upstream, middlestream to downstream, which includes: energy, property, infrastructure, construction services, engineering, procurement and construction (epc) and precast. PTPP memiliki catatan yang solid dan memenangkan penghargaan untuk proyek konstruksi pelabuhan, pembangkit listrik, bandara, bendungan, dan bangunan di Indonesia.

PTPP adalah pelopor untuk konsep bangunan hijau ramah lingkungan di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional untuk pekerjaannya. PTPP mencatat sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada 2015, PTPP mencatat saham anak perusahaan PT PP Properti TBK (Kode Penerbit: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%.

Untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan di masa depan, PTPP memperluas di sektor energi dan infrastruktur pada tahun 2016. Pada tahun 2017, anak perusahaan terlibat sebagai kontraktor berdasarkan PT PT Precision TBK (Kode Penerbit: PPRE) ke Lantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepaskan 23% saham kepada publik. Untuk menghadapi era industri 4.0, PTPP melakukan strategi operasional keunggulan dengan menerapkan sistem informasi yang andal, yaitu ERP sebagai sistem perusahaan utama yang didukung oleh berbagai aplikasi dukungan operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan ke depan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi dan menjadi perusahaan dan keunggulan yang unggul.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB