Pajak MSME tetap 0,5%, Sribu mengingatkan UMKM pentingnya digitalisasi

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Indonesia memperpanjang kebijakan Pajak Penghasilan Akhir (PPH) sebesar 0,5% untuk perusahaan mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga akhir 2025.

“Perpanjangan PPH 0,5 persen pada tahun depan adalah untuk MSM yang telah menerima insentif ini selama tujuh tahun, sehingga masih diberi perpanjangan satu tahun lagi hingga delapan tahun,” kata Menteri Mikro, Kecil dan Menengah (MSMS), Maman Abdurrahman.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kebijakan ini, aktor MSM mendapatkan peluang yang lebih besar untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar, terutama melalui investasi di bidang digital.

“Untuk UMKM yang omsetnya di bawah Rp500 juta dikenakan 0 persen PPH, atau tidak diberi beban sama sekali, misalnya pedagang kaki lima, Warteg, dan sebagainya,” katanya.

Di tengah -tengah tantangan yang semakin sengit dalam kompetisi bisnis, Sribu, platform freelancer terkemuka di Indonesia, melihat pentingnya digitalisasi sebagai langkah strategis bagi MSM.

“Dengan insentif pajak yang rendah, UMKM memiliki ruang untuk berinvestasi dalam pemasaran digital dan memperkuat kehadiran online mereka. Digitalisasi bukan hanya solusi untuk bertahan hidup, tetapi juga kunci untuk tumbuh di tengah -tengah perubahan pasar cepat,” kata Ryan Gondokusumo, CEO Sribu.

Bagi banyak UKM, pemasaran digital seringkali sulit dijangkau karena sumber daya yang terbatas. Namun, melalui Sribu, mereka dapat mengakses berbagai layanan kreatif profesional dengan biaya yang lebih terjangkau dan fleksibel.

Ryan menambahkan, “Kami percaya UMKM dapat bersaing secara global tanpa harus memiliki anggaran pemasaran yang besar. Dengan menggunakan platform seperti Sribu, aktor MSME dapat memperoleh layanan profesional sesuai dengan anggaran mereka, sambil mempercepat pertumbuhan bisnis secara digital.”

Sribu menyediakan berbagai layanan seperti desain grafis, membuat konten media sosial, manajemen iklan digital, dan pengembangan situs web, semuanya dilakukan oleh freelancer berpengalaman. Ini memberikan kesempatan bagi MSM untuk memiliki strategi pemasaran yang tepat sasaran tanpa perlu menambah karyawan tetap.

Tentang Pt Sribu Digital Creative

Sribu adalah platform digital yang menghubungkan bisnis dengan berbagai layanan freelancer berkualitas seperti desain logo, situs web, branding, media sosial, untuk menulis dengan cepat dan tepat. Sejak 2012, Sribu telah membantu 40.000+ UKM dan memiliki 30.000 lepas berkualitas yang telah dikuratori. Sribu adalah solusi tepercaya untuk kebutuhan aktor bisnis, dengan memfasilitasi freelancer dengan cepat, mudah, dan dapat bertransaksi dengan aman di Sribu.

Kunjungi info lebih lanjut www.sribu.com.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB