Lima Misi Pengembangan Menjadi Arah Baru dari Payakumbuh RPJMD 2025 – 2029

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh -Payakumbuh Pemko mendirikan lima misi utama sebagai fondasi arah pengembangan dalam Rencana Pengembangan Jangka Medium Regional (RPJMD) pada tahun 2025-2029.

Lima misi disampaikan dalam Konferensi Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diadakan di Balai Kota Ngalau Indah Payakumbuh, Senin (05/05/2025).

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lima misi termasuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, mewujudkan iklim ekonomi yang kompetitif, mewujudkan tata kelola profesional dan kondusif.

Kemudian sadari nuansa kehidupan yang setia melalui pendekatan budaya dan adat dan mewujudkan fasilitas perkotaan yang bersifat humanis, ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Wakil walikota Payakumbuh Elzadaswarman, mengatakan bahwa lima misi tidak dilahirkan seperti itu, tetapi hasil studi tentang berbagai tantangan dan potensi yang dimiliki oleh Payakumbuh hari ini.

“Melalui Musrenbang ini, kami mengundang semua elemen masyarakat untuk menyatukan tekad, menyumbangkan ide, ide, dan input konstruktif untuk menyusun arah kebijakan pembangunan dalam lima tahun ke depan. RPJMD bukan hanya dokumen formal, tetapi merupakan pedoman untuk pekerjaan kolektif kami,” kata Wakil Walikota Elzadaswarman.

Dia menekankan bahwa arah pengembangan kota Payakumbuh akan didasarkan pada penguatan kualitas pendidikan, pemberdayaan masyarakat yang luas, dan pengembangan UMKM untuk dapat tumbuh dalam ekosistem ekonomi yang sehat dan kompetitif.

“Visi kami adalah menjadikan Payakumbuh kota yang maju dan bermartabat. Tetapi itu tidak akan tercapai jika hanya menjadi slogan. Kami membutuhkan pekerjaan nyata dan sinergi di seluruh sektor. Semua pihak harus duduk bersama, berkontribusi, dan memperkuat satu sama lain,” katanya.

Menurutnya, perkembangan yang akan diambil bukan hanya masalah fisik dan infrastruktur, tetapi juga menyangkut pengembangan karakter masyarakat, memperkuat budaya lokal, dan iman sebagai identitas moral kota ini.

“Kami ingin menciptakan payakumbuh yang tidak hanya modern secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial, nilainya kokoh, dan adil dalam ekuitas. Kelima misi ini adalah kompas kami dalam lima tahun ke depan,” katanya.

Dia juga menggarisbawahi pentingnya konsistensi dalam implementasi program agar tidak terjebak dalam rutinitas tahunan.

“Kita harus berani mengevaluasi, mendorong inovasi, dan memastikan bahwa setiap program benar -benar berdampak pada masyarakat,” pungkasnya.

The Musrenbang was attended by various elements, including Forkopimda, Head of West Sumatra Province Bappeda, Regional Secretary, Head of OPD, Sub -District and Lurah, PKK TP, LKAM, Bundo Kanduang, Kan, Niniak Mamak, Women's Organization, Higher Education Leaders, NGOs, and Community Leaders.

Sementara itu, Wakil Ketua Kota Payakumbuh DPRD Hurisna Jamhur, menyatakan bahwa DPRD sepenuhnya mendukung setiap program pembangunan yang diluncurkan oleh pemerintah Kota Payakumbuh.

“Kami berkomitmen untuk bekerja sama untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan. RPJMD ini akan ditentukan oleh peraturan regional dan kami berharap bahwa pengajuan dilakukan sesuai dengan jadwal yang direncanakan,” katanya.

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi silang -sektor, termasuk Forkopimda, Niniak Mamak, dan para pemimpin masyarakat lainnya dalam mendukung percepatan pembangunan.

Di sisi lain, Iwan Kurniawan dari Kementerian Dalam Negeri dalam sambutan online -nya menekankan pentingnya menyinkronkan antara perencanaan pembangunan regional dan perencanaan pembangunan nasional.

Dia menyoroti bahwa semua program di APBD harus memiliki dasar yang jelas untuk perencanaan.

“Seharusnya tidak ada lagi program yang termasuk dalam dokumen APBD tetapi tidak di RKPD, atau sebaliknya,” kata Iwan.

Menurutnya, indikator pengembangan kota Payakumbuh dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren yang positif dan stabil.

Untuk alasan ini, ia mendorong Musrenbang tahun ini untuk menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah kebijakan regional yang sejalan dengan visi Indonesia EMAS 2045.

“RPJMD 2025-2029 harus dapat menangkap potensi regional dalam bentuk program prioritas yang konkret, dampak, dan berkelanjutan,” katanya.

Dia juga mengingatkan pentingnya fokus alokasi anggaran pada target target kinerja layanan publik yang terukur dan memiliki dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (merah)

Editor: Rachmail Gucci

Sumber Berita: Bappeda

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB