Bus haji shalawat tidak tahu sisanya, peziarah dapat mengunjungi masjid besar kapan saja

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 00:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Routerpost

– Peziarah dari Indonesia tidak perlu khawatir tentang pencarian fasilitas transportasi untuk sampai ke masjid besar saat berada di Mekah.

Pemerintah Indonesia melalui Komite Implementasi HAJJ (PPIH) di Arab Saudi menyajikan fasilitas bus berkat biaya yang tersedia selama 24 jam setiap hari, mulai dari penginapan hingga masjid Haram dan kembali lagi.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fasilitas ini telah dirancang dengan tujuan meningkatkan kenyamanan para penyembah selama ibadah, dan tidak membebankan biaya tambahan selain biaya pengorganisasian haji (bpih) yang telah mereka bayar sebelumnya.

“Shalawat Bus adalah layanan pickup dari hotel ke masjid besar yang diberikan secara gratis,” jelas Akhmad Fauzin, kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Hubungan Agama, ketika memberikan informasi pada konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/13).

Selain itu, PPIH juga menyediakan 32 kendaraan bus khusus yang cocok untuk penyembah dan cacat lansia.

Tim khusus ini memiliki desain rendah, akses ke kursi rodah, dan area reservoir seperti pejalan kaki atau tongkat.

Semua kendaraan bus telah dilengkapi dengan sistem GPS dan kamera pengintai atau CCTV, sehingga staf dapat memantau mereka secara real time untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama peziarah.

Operasi ini berkolaborasi dengan lima perusahaan bus utama di Arab Saudi: Abu Sarhad, Dallah, Durrat Al Munawwara, Mawakeb Al Khair, dan Rawahel Al Mashaer.

Untuk membuatnya lebih mudah dalam pengaturannya, PPIH mengelompokkan tempat keberangkatan bus sesuai dengan area peristirahatan:

  • Terminal Syib Amir: Untuk peziarah di daerah Syisyah dan Raudhah

  • Terminal Gunung Ka'bah: Untuk para penyembah yang tinggal di daerah Jarwal

  • Terminal Ajyad: Untuk peziarah di wilayah Misfalah

Semua fasilitas bus termasuk total biaya haji. Oleh karena itu, peziarah tidak perlu lagi memberikan tips atau semak -semak kepada pengemudi atau staf terkait.

“Manfaatkan layanan ini secara optimal. Di luar kenyamanan dan keselamatannya, fasilitas ini adalah bentuk layanan dari negara bagian untuk peziarah,” kata Fauzin, yang juga menempati posisi asisten direktur teknis di pusat informasi haji dari Kementerian Agama di Arab Saudi.

Melalui fitur ini, peziarah diharapkan lebih serius dalam melakukan ibadat mereka tanpa khawatir tentang masalah transportasi, terutama mengingat kondisi cuaca panas dan lokasi hotel agak jauh dari masjid besar.

Jaringan RakyatPos.id.com

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB