26 Spesies bakteri yang tidak diketahui terdeteksi di ruang bersih NASA

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam perjalanan ruang angkasa, seringkali bisa menjadi hal terkecil yang merusak misi besar. Itulah sebabnya perhatian pada detail adalah kuncinya, terutama di ruangan yang bersih di mana pesawat ruang angkasa bersatu dan siap untuk perjalanan ketat mereka melalui kosmos. Tetapi bahkan sebuah ruangan yang diatur dengan hati -hati tidak dapat mencegah beberapa mikroorganisme. Bahkan, beberapa bakteri berkembang di lingkungan yang ketat.

A group of scientists in the jet nasa propulsion laboratory, as well as other institutions in India and Saudi Arabia, found 26 species of bacteria that were previously unknown in the clean room used to collect the phoenix space To have a new discovery in microbiome published with microbiomas published by microbiome published by a journal published by microbioma published by a journal published by Microbioma, which has just been published in this Jurnal baru, dikunjungi.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk penelitian ini, tim ilmuwan memilah 215 strain bakteri. Beberapa dari mereka hadir sebelum pesawat ruang angkasa Phoenix tiba di kamarnya yang bersih pada 25 April 2007, sementara yang lain dibentuk selama pertemuan dan pengujian pesawat ruang angkasa, dan setelah dipindahkan ke peluncuran untuk memulai perjalanan mereka ke Mars. Dari 215 strain, tim mengidentifikasi 53 strain milik 26 spesies baru.

“Penelitian kami bertujuan untuk memahami risiko ekstremofil yang ditransfer dalam misi ruang angkasa dan untuk mengidentifikasi mikroorganisme mana yang dapat bertahan dari kondisi ruang yang keras,” Alexandre Rosado, seorang peneliti di Universitas Sains dan Teknologi Raja Abdullah (Kaus), dan pemimpin penelitian ini, mengatakan dalam sebuah pernyataan. “Upaya ini sangat penting untuk memantau risiko kontaminasi mikroba dan melindungi terhadap kolonialisme yang tidak disengaja dari mengeksplorasi planet.”

NASA Cleanrooms adalah lingkungan seumur hidup yang keras, dengan suhu, kelembaban, dan aliran udara yang dikendalikan oleh hati untuk mencegah debu dan bakteri. Jenis mikroorganisme yang dapat bertahan hidup di ruangan yang bersih juga dapat dilengkapi untuk membuatnya di luar angkasa. Banyak mikroorganisme yang baru diidentifikasi yang tumbuh di ruang bersih NASA sangat sulit untuk dipontaminasi dan radiasi. Bakteri Hardy membawa sistem pertahanan genetik yang unik dengan sifat -sifat seperti peningkatan DNA, peningkatan metabolisme, dan kemampuan untuk mendetoksifikasi molekul berbahaya. Orang -orang kecil ini dinyanyikan oleh anak -anak takdir dengan hit mereka “Survivor.”

Selain menyoroti dampak potensial dari bakteri ini di ruang angkasa, penemuan baru juga dapat memiliki aplikasi di Bumi. “Perjalanan luar biasa memberikan kesempatan untuk mempelajari mikroorganisme yang memiliki gen resistensi stres yang relevan,” Junia Schultz, seorang kolega postdoctoral di Kaust, dan penulis pertama penelitian ini, mengatakan dalam sebuah pernyataan. “Gen yang diidentifikasi dalam spesies bakteri yang baru ditemukan dapat direkayasa untuk aplikasi dalam pengobatan, pelestarian makanan, dan industri lainnya.”

NASA, tampaknya, mungkin juga perlu kembali ke papan gambar ketika datang ke desain kamar yang bersih.

Jaringan RakyatPos.id.com

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Usai Upacara HUT RI ke-81, Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Kunjungi RSUD PJS
Pemkab Kotabaru Gelar Upacara Penurunan Bendera Dalam Rangka HUT RI ke-81
Pemkab Kotabaru Apresiasi Penampilan dan Dedikasi Paskibraka 2026
Siaran Pers WALHI Kalsel: 81 Tahun Kemerdekaan, Kalsel Belum Bebas Asap dan Krisis Iklim
Bupati Rusli didampingi Forkopimda melepas karnaval HUT tersebut
Residivis Pelaku Pencurian Ditangkap Satreskrim Polres Lamandau, 10 Sepeda Motor Disita
Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Usai Upacara HUT RI ke-81, Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Kunjungi RSUD PJS

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Upacara Penurunan Bendera Dalam Rangka HUT RI ke-81

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Pemkab Kotabaru Apresiasi Penampilan dan Dedikasi Paskibraka 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Siaran Pers WALHI Kalsel: 81 Tahun Kemerdekaan, Kalsel Belum Bebas Asap dan Krisis Iklim

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Bupati Rusli didampingi Forkopimda melepas karnaval HUT tersebut

Berita Terbaru

Al Jazeera - LIVE