Kedutaan Besar India memperkuat kemitraan strategis dalam teknologi pertahanan di Forum Bisnis Pertahanan Berbasis Penelitian dan Inovasi di Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedutaan Besar India di Jakarta menyambut baik implementasi pertemuan bisnis strategis pertahanan dan pertahanan berbasis inovasi yang dipegang oleh Badan Penelitian dan Inovasi Nasional (Brin) dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Graha Widya Bhakti, BJ Habibie Sains dan Area Teknologi, Serpong, Tangang Selatan, Senin, 21/19/1).

Acara ini adalah momentum strategis dalam memperkuat sinergi silang -sektoral untuk pengembangan teknologi pertahanan berbasis sains dan inovasi. Dengan tema “Menuju Indonesia 2045: Memajukan Teknologi Pertahanan Strategis oleh Penelitian dan Inovasi”, forum ini menyatukan perwakilan industri strategis nasional dan internasional, negara ramah, akademisi, dan bisnis swasta untuk membangun kolaborasi nyata dalam pertahanan.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemampuan pertahanan tidak hanya penting dalam menjaga keselamatan masyarakat, tetapi juga sebagai simbol kekuatan dan sarana untuk melewati cita -cita tujuan dari jarak kepentingan nasional,” kata Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Marshal Middle Marshal (Ret.) Donny Ermawan Taufanto pada pembukaan acara.

Sebagai mitra strategis Indonesia, India juga hadir di forum ini untuk mendukung penguatan ekosistem teknologi sambil mengeksplorasi peluang kolaborasi dalam pengembangan teknologi masa depan seperti sistem tak berawak, kecerdasan buatan, sistem sensor, dan teknologi komunikasi militer.

“Di bidang pertahanan, kami telah berhasil mengurangi ketergantungan pada impor asing dengan mengembangkan industri domestik. India sekarang menjadi pemain utama dalam ekspor teknologi pertahanan,” kata Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty.

“India menawarkan kemitraan strategis ke Indonesia, tidak hanya sebagai penjual, tetapi sebagai mitra pengembang dan produser bersama dengan teknologi pertahanan. Kedua negara juga mempersiapkan pembentukan Komisi Gabungan untuk Sains dan Teknologi, di mana kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang pertahanan akan dibahas lebih lanjut,” pungkasnya.

Partisipasi India dalam sesi panel, perjodohan bisnis, dan pameran teknologi adalah bentuk komitmen untuk memperluas kerja sama bilateral dan regional. India memandang forum ini sebagai jembatan penting untuk transfer teknologi, penelitian bersama, dan memperkuat industri pertahanan domestik kedua negara.

Pertahanan atase kedutaan India, CPT. Shiv Kumar menekankan pentingnya kerja sama antara India dan Indonesia dalam pertahanan, terutama teknologi pertahanan. Dia menyatakan bahwa kedua negara memiliki “semua spektrum” potensi kolaborasi, mulai dari sistem dasar seperti baterai hingga teknologi tinggi seperti pesawat terbang, kapal selam, dan satelit.

Salah satu proyek superior yang ditawarkan oleh India adalah sistem rudal Brahmos, yang meliputi varian darat, laut dan udara.

“Kami menawarkan sistem rudal Brahmos disertai dengan transfer teknologi. Cara menggunakannya, bagaimana menyimpannya, bagaimana menyiapkan rudal. Semua prosedur juga akan diberikan,” pungkasnya.

Selain Brahmos, India juga menawarkan kerja sama dalam pengembangan kapal selam Scorpene. India telah membangun enam unit dan menghasilkan tiga lagi, dan saat ini tim Indonesia telah memesan dua unit.

Secara keseluruhan, kerja sama pertahanan antara India dan Indonesia tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas militer, tetapi juga menciptakan pengetahuan jangka panjang dan transfer keterampilan untuk kedua belah pihak.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi kerja sama strategis antara Brin dan Kementerian Pertahanan Indonesia yang telah ditandatangani sejak tahun 2022. Kedutaan Besar India menganggap forum ini sebagai kontribusi konkret terhadap upaya untuk menciptakan keamanan di wilayah Indo-Pasifik yang stabil, terbuka, dan inovatif.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Bukit Mamake Kotabaru, Keindahannya Tak Pernah Gagal Memanjakan Mata Wisatawan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Salurkan Bonus Atlet Juara Porprov 2025
Pemprov Kalsel Dorong Penyusunan RUU Kabupaten/Kota 4 Daerah di Banua
Kendalikan Inflasi, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah
Polda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel Amankan Demo di DPRD Kalsel
GMPD Banjarbaru: Kejati Kalsel tak boleh buta terhadap kasus dugaan korupsi Kepala BKSDA
Dinas Pariwisata dan Olahraga Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Melalui Festival Akrab 2026
Pemkab Kotabaru Gelar Nusantara Creative Walk Bersama 17 Negara

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Bukit Mamake Kotabaru, Keindahannya Tak Pernah Gagal Memanjakan Mata Wisatawan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Salurkan Bonus Atlet Juara Porprov 2025

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Pemprov Kalsel Dorong Penyusunan RUU Kabupaten/Kota 4 Daerah di Banua

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Polda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel Amankan Demo di DPRD Kalsel

Berita Terbaru

Headline

Kendalikan Inflasi, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah

Selasa, 27 Okt 2026 - 09:45 WIB

Al Jazeera - LIVE