Antisipasi Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Polres Bulungan Gelar Patroli di Kawasan Objek Vital .

- Jurnalis

Senin, 22 April 2024 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polres Bulungan – Patroli di kawasan objek vital terus digalakkan personel Polres Bulungan.

Tak lain, langkah ini untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Mengingat, potensi itu akan ada jika pengamanan polisi di lapangan kendur.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Bulungan Kompol Agus Nugraha SH, SlK, MH mengatakan, aspek keamanan dipastikan berjalan sebagaimana mestinya. “Pengamanan dan objek vital terus dilakukan di lapangan. “Ini juga sebagai wujud pelayanan prima kepolisian,” kata Kapolsek Bulungan.

Ia juga mengatakan, selama ini keberadaan aparat kepolisian di lapangan. Tidak bisa dipungkiri, cukup banyak masyarakat yang terbantu. Selain untuk beraktivitas jauh lebih aman dan nyaman. Mereka juga merasa terlindungi.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengamankan objek vital ini. “Dan mereka juga menjadi sadar bahwa Negara ada untuk mereka,” kata Kapolres.

Namun diharapkan kesadaran masyarakat bisa tumbuh. Khususnya menaati segala peraturan yang berlaku di negara ini. Sehingga kedepannya diharapkan dapat menekan tingginya angka kasus kriminalitas.

“Tapi, kami yakin dan yakin dengan situasi dan kondisi saat ini. “Sehingga upaya (Kamtibmas) ini bisa terwujud,” ujarnya.

Salah satu warga, Rachmad, mengatakan kehadiran Polri di kawasan objek vital seperti pelabuhan dan perbankan serta beberapa tempat lainnya. Jadi, tidak bisa dipungkiri masyarakat merasa aman dan nyaman.

“Khususnya di perbankan. Hal ini sangat rawan terjadinya kejahatan. “Tapi, dengan hadirnya pihak kepolisian, rasa aman itu bisa terwujud,” tutupnya. (Polisi Hms)

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB