Keterangan : Wakil Bupati Kotabaru, Syairi usai menghadiri Rapat Paripurna Pimpinan Daerah (Rapimpurda) dan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Gedung Mahligai Pemuda Kotabaru, Minggu (4/10/2026)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kotabaru, Kalimantanpos.com – Langkah baru pemuda di Kabupaten Kotabaru mulai dikembangkan melalui Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) dan Musyawarah Daerah (Musda) serta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Mahligai Pemuda Kotabaru, Minggu (4/10/2026), merupakan bagian dari rangkaian penataan kepengurusan sekaligus pembahasan arah program KNPI ke depan.
Baca selengkapnya:
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Kabupaten Kotabaru Syairi Mukhlis beserta sejumlah unsur pemerintah daerah dan karang taruna.
Wakil Bupati Kabupaten Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan Musda menjadi momentum bagi pemuda Kotabaru untuk melakukan evaluasi dan mempersiapkan berbagai program pasca terpilihnya kepengurusan baru.
“Musda hari ini bagi saya adalah momentum untuk generasi muda kita di Kotabaru. Pertama untuk keperluan evaluasi, setelah itu kita akan siapkan programnya setelah kepengurusan baru terpilih. Tentu banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” kata Syairi.
Ia mengatakan, program yang disusun perlu disinergikan dengan DPD KNPI di tingkat provinsi dan pusat. Koordinasi dengan pemerintah daerah juga diperlukan agar program pemuda dapat berjalan sejalan dengan program dan kebijakan pembangunan daerah.
“Jika program ini sudah dibuat, tinggal berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk kemudian bersinergi mengenai arah program dan kebijakan yang akan diambil. Pemerintah daerah pasti akan mendukung kegiatan pemuda di Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Kotabaru Rusniansyah mengatakan pengurus KNPI ke depan harus mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
“Ke depan, KNPI harus turut andil dalam pembangunan daerah di Kotabaru dan harus bersinergi dengan pemerintah daerah. “Karena bagi kami KNPI dan pemerintah daerah merupakan satu kesatuan yang harus terus bersinergi demi pembangunan daerah,” kata Rusniansyah.
Rusniansyah menjelaskan, program-program yang dibahas dalam Musda nantinya akan dilanjutkan melalui rapat kerja setelah ketua dan pengurus baru terbentuk. Program ini diharapkan tetap bersinergi dengan pemerintah sebagai bagian dari strategi pemuda dalam pembangunan daerah.
Ia juga mengungkapkan, KNPI Kotabaru sebelumnya sempat vakum selama beberapa tahun sehingga tidak ada kegiatan sosial apa pun. Setelah kepengurusan baru terbentuk, diharapkan berbagai program kerja dapat mulai disusun dan dilaksanakan.
Untuk kepengurusan baru, Rusniansyah berharap seluruh elemen pemuda bisa terwakili, mulai dari Organisasi Pemuda (OKP), profesional hingga muda berprestasi.
Harapan kita, setelah ketua baru terpilih, kita bisa menata kepengurusan, dimana struktur kepengurusan ini harus mewakili seluruh elemen pemuda, baik yang tergabung dalam OKP, profesional, kemudian generasi muda berprestasi lainnya juga harus tergabung dalam KNPI, ujarnya.
Ia berharap tidak ada lagi kelompok tertentu dalam kepengurusan KNPI dan seluruh elemen pemuda bisa dirangkul bersama. Menurut dia, keterwakilan seluruh elemen akan mempererat kerja sama sekaligus mencegah perpecahan.
“Jadi di KNPI tidak boleh ada lagi kelompok tertentu. Semua harus sama-sama dianut. (merah/paridah)



Baca selengkapnya:
RakyatPos Borneo










